Senin, 25 Maret 2013

SOFTSKILL BAHASA INGGRIS BISNIS 2


FULLBLOCK STYLE


Ref  : JS/LL/12B

17th April, 2013


Messrs. Johnson Smith & Carlton Ltd.
General Manager
16 Fifth Avenue Street
Los Angeles, USA


Dear Sirs,
We have to remind you that your account for television ordered on 12 February has not ye been paid. Discount cannot now be allowed.

You will remember that we went to some trouble to meet your delivery date, and we are sure that you would not wish to inconvenience us by delaying your payment.

A copy of the statement is enclosed, and we shall be glad to receive your cheque by return.




Yours faithfully,




Ayu Mariyam Berlina
Managing Director.

Sabtu, 19 Januari 2013

Tugas Softskill Etika Bisnis Ke 3



NAMA        : AYU MARIYAM BERLINA

NPM           : 14209648

 KELAS       : 4EA12


1.      Prinsip-prinsip etika bisnis yang berlaku di Indonesia sangat dipengaruhi oleh system nilai masyarakat kita, Jelaskan !

Jawab :

Etika bisnis memiliki prinsip-prinsip yang harus ditempuh perusahaan oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya dan harus dijadikan pedoman agar memiliki standar baku yang mencegah timbulnya ketimpangan dalam memandang etika moral sebagai standar kerja atau operasi perusahaan. prinsip-prinsip etika bisnis sebagai berikut :
a.       Prinsip Otonomi
Prinsip otonomi adalah sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan kesadarannya tentang apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan.
b.      Prinsip Kejujuran
Kejujuran merupakan nilai yang paling mendasar dalam mendukung keberhasilan perusahaan. Kejujuran harus diarahkan pada semua pihak, baik internal maupun eksternal perusahaan.
c.       Prinsip Tidak Berniat Jahat
Prinsip ini ada hubungan erat dengan prinsip kejujuran. Penerapan prinsip kejujuran yang ketat akan mampu meredam niat jahat perusahaan itu.
d.      Prinsip Keadilan
Perusahaan harus bersikap adil kepada pihak-pihak yang terkait dengan sistem bisnis.
e.       Prinsip Hormat Pada Diri Sendiri
Perlunya menjaga citra baik perusahaan tersebut melalui prinsip kejujuran, tidak berniat jahat dan prinsip keadilan.

2.      Mengapa prinsip no harm menjadi dasar jiwa dari semua aturan bisnis. Jelaskan menurut pendapat saudara !

Jawab :

Karena Prinsip no harm punya jangkauan yang luas mencakup banyak prinsip lainnya.


3.      Jelaskan menurut pendapat saudara bagaimana caranya menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis ini sehingga benar-benar operasional !

Jawab :

a.       Kejujuran : Banyak orang beranggapan bisnis merupakan kegiatan tipu-menipu demi mendapat keuntungan. Ini jelas keliru. Sesungguhnya kejujuran merupakan salah satu kunci keberhasilan berbisnis.
b.      Keadilan : Perlakukan setiap orang sesuai haknya. Misalnya, berikan upah kepada karyawan sesuai standar serta jangan pelit memberi bonus saat perusahaan mendapatkan keuntungan lebih. Terapkan juga keadilan saat menentukan harga.
c.       Rendah Hati : Jangan lakukan bisnis dengan kesombongan. Misalnya, dalam mempromosikan produk dengan cara berlebihan, apalagi sampai menjatuhkan produk bersaing, entah melalui gambar maupun tulisan. Pada akhirnya, konsumen memiliki kemampuan untuk melakukan penilaian atas kredibilitas sebuah poduk/jasa.
d.      Simpatik : Kelola emosi. Tampilkan wajah ramah dan simpatik. Bukan hanya di depan klien atau konsumen anda, tetapi juga di hadapan orang-orang yang mendukung bisnis anda, seperti karyawan, sekretaris dan lain-lain.
e.       Kecerdasan : Diperlukan kecerdasan atau kepandaian untuk menjalankan strategi bisnis sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku, sehingga menghasilkan keuntungan yang memadai. Dengan kecerdasan pula seorang pebisnis mampu mewaspadai dan menghindari berbagai macam bentuk kejahatan.
f.       Lakukan dengan cara yang baik, lebih baik atau dipandang baik sebagai pebisnis : jangan mematok diri pada aturan-aturan yang berlaku. Perhatikan juga norma, budaya atau agama di tempat anda membuka bisnis. Suatu cara yang dianggap baik di suatu Negara atau daerah, belum tentu cocok dan sesuai untuk di terapkan di Negara atau daerah lain.


4.      Berkembang tidaknya suatu etos bisnis dalam sebuah perusahaan sangat ditentukan oleh gaya kepemimpinan dalam suatu perusahaan tersebut. Jelaskan menurut pendapat saudara !

Jawab : 

Karena Betapapun baiknya nilai dan prinsip moral tertentu, tetapi kalau tidak ditunjang oleh gaya kepemimpinan yang kondusif untuk menumbuhkan etos bisnis yang baik, etos bisnis sulit akan berkembang dalam sebuah perusahaan. Kedati gaya kepemimpinan semacam manipulator ataupun administrator birokratis bisa sangat membawa hasil yang diinginkan, dalam banyak hal akan sulit menumbuhkan etos bisnis yang baik dalam suatu perusahaan. Karena gaya semacam itu terlalu memperalat karyawan demi tujuan perusahaan atau pula terlalu kaku bertumpu pada aturan-aturan dan prosedur birokratis yang bertele-tele.


5.      Mengapa norma dan prinsip etika bersifat universal, Jelaskan menurut pendapat saudara !

Jawab :

Karena di bagian dunia mana pun setiap bisnis harus menerapka etika-etika bisnis yang berlaku, agar tercipta suatu keseimbangan dan tidak ada yang dirugikan.


6.      Apakah ada kaitannya antara moralitas dan hukum !

Jawab :

Ada kaitannya.. Moral itu berisi kaidah yang mengatur suatu perilaku agar tidak menyimpang. Oleh karena itu diperlukan hokum untuk member efek jera serta mengatur pelanggaran moral yang terjadi.


7.      Apa yang dimaksud dengan prinsip integritas pribadi, berikanlah penjelasan dan contohnya !

Jawab :

Integritas Pribadi berkaitan dengan nilai-nilai moral dan etika yang berlaku normatif di tengah-tengah masyarakat, kualitas/mutu kepribadian yang melekat pada orang yang senantiasa melambari setiap tindakan dan tingkah lakunya dalam kehidupan sehari-harinya dengan nilai-nilai moral dan etika.


8.      Menurut pendapat Rhenald khasali bahwa “masyarakat kita belum punya budaya korporatif “ apa maksudnya menurut pendapat saudara !

Jawab :

Budaya kerja korporasi adalah keseluruhan kepercayaan (beliefs) dan nilai-nilai (values) yang tumbuh dan berkembang dalam suatu organisasi, menjadi dasar cara berpikir, berperilaku dan bertindak dari seluruh insan organisasi, dan diturunkan dari satu generasi ke generasi.


1.      Mengapa keadilan menjadi nilai yang sangat dijunjung tinggi oleh segenap masyarakat. Jelaskan menurut pendapat saudara !

Jawab :

Karena setiap manusia diperlukan keadilan yang seadil-adil nya dan di Indonesia juga diterapkan sistem hukuman siapa yang bersalah cepat atau lambat dia akan mendapat hukuman sesuai kesalahan yang dia buat.

2.      Kesejahteraan buruh menuntut demokratis dan profesionalisme

Jawab :

Karena buruh juga perlu yang demokratis dan profesionalisme yang kuat dari setiap pekerjaan dia.

Senin, 26 November 2012

Tugas Softskill 2 ETIKA BISNIS Corporate Social Responsibility (CSR) dan Good Corporate Governance (GCG)




NAMA            : Ayu Mariyam Berlina
NPM               : 14209648
KELAS           : 4EA12




1.      Jelaskan pengertian Corporate Social Responsibility (CSR) dan urgensi implementasi CSR  bagi perusahaan dan masyarakat sekitar !
Jawab :  CSR secara umum diartikan sebagai kumpulan kebijakan dan praktek yang berhubungan dengan stakeholder, nilai-nilai, pemenuhan ketentuan hukum, penghargaan masyarakat dan lingkungan; serta komitmen dunia usaha untuk berkontribusi dalam pembangunan secara berkelanjutan, Corporate Social Responsibility (CSR) tidak hanya merupakan kegiatan karikatif perusahaan dan tidak terbatas hanya pada pemenuhan aturan hukum semata. Kepedulian perusahaan yang menyisihkan sebagian keuntungannya (profit) bagi kepentingan pembangunan manusia (people) dan lingkungan (planet) secara berkelanjutan berdasarkan prosedur (procedure) yang tepat dan professional merupakan wujud nyata dari pelaksanaan CSR di Indonesia dalam upaya penciptaan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia.


2.      Jelaskan argumen anda tentang kaitan antara CSR dengan business sustainability (keberlanjutan bisnis) !
Jawab : Argument saya bahwa pendekatan ini berasal dari pemikiran bahwa perusahaan harus turut berkontribusi terhadap pembangunan dimana lokasi perusahaan beroperasi, sehingga tidak akan ada yang dirugikan dalam hal ini. Selanjutnya akan tercipta bisnis yang berkelanjutan yang sesuai dengan kondisi dan tidak merugikan suatu pihak.


3.      Apa yang dimaksud dengan Good Corporate Governance (GCG) ?  Jelaskan prinsip – prinsipnya !
Jawab : Suatu praktik pengelolaan perusahaan secara amanah dan prudensial dengan mempertimbangkan keseimbangan pemenuhan kepentingan seluruh stakeholders. Dengan implementasi GCG / penerapan GCG, maka pengelolaan sumberdaya perusahaan diharapkan menjadi efisien, efektif, ekonomis dan produktif dengan selalu berorientasi pada tujuan perusahaan dan memperhatikan stakeholders approach.
Prinsip-prinsipnya yaitu :
a.       Transparansi, adalah keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam mengemukakan informasi materil dan relevan mengenai perusahaan.
b.      Kemandirian, adalah pengelolaan perusahaan secara profesional tanpa benturan kepentingan dan pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
c.       Akuntabilitas, adalah kejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban organisasi yang memungkinkan pengelolaan perusahaan terlaksana secara efektif.
d.      Pertanggungjawaban, adalah kesesuaian di dalam pengelolaan perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
e.       Kewajaran, adalah perlakuan yang asli dan sama dalam memenuhi hak-hak stakeholders berdasarkan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


4.      Adakah hubungan antara CSR dan GCG ?  Jelaskan !
Jawab : Penerapan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan (Corporate Social Responsibility CSR) secara benar berarti juga memenuhi prinsip responsibilitas yang diusung GCG. Penerapan CSR secara konsisten merupakan bagian dari upaya memaksimalkan nilai perusahaan. CSR merupakan komitmen perusahaan berperilaku etis dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan dengan tetap mengedepankan peningkatan kualitas hidup karyawan beserta keluarganya, komunitas lokal dan masyarakat luas.


5.      Jelaskan pengertian whistle blowing !  Bedakan whistle blowing internal dan eksternal ! Jawab : Aplikasi yang disediakan oleh Kementerian Keuangan bagi Anda yang memiliki informasi dan ingin melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
·         Whistle internal terjadi ketika seorang karyawan mengetahui kecurangan yang dilakukan karyawan kemudian melaporkan kecurangan tersebut kepada atasannya.
·         Whistle blowing eksternal terjadi ketika seorang karyawan mengetahui kecurangan yang dilakukan oleh perusahaan lalu membocorkannya kepada masyarakat karena kecurangan itu akan merugikan masyarakat.


6.      Jelaskan prinsip – prinsip etis apa saja yang harus diperhatikan dalam bidang produksi ? Berikan dan jelaskan dua contoh pelanggaran etika bisnis dalam bidang produksi yang ada di Indonesia !
Jawab :
a.      Otonomi (Autonomy) : bentuk respek terhadap seseorang, atau dipandang sebagai persetujuan tidak memaksa dan bertindak secara rasional. Otonomi merupakan hak kemandirian dan kebebasan individu yang menuntut pembedaan diri.
b.      Berbuat baik (Beneficience) : Beneficience berarti, hanya melakukan sesuatu yang baik. Kebaikan, memerlukan pencegahan dari kesalahan atau kejahatan, penghapusan kesalahan atau kejahatan dan peningkatan kebaikan oleh diri dan orang lain.
c.       Keadilan (Justice) : Prinsip keadilan dibutuhkan untuk terpai yang sama dan adil terhadap orang lain yang menjunjung prinsip-prinsip moral, legal dan kemanusiaan.
d.      Tidak merugikan (Nonmaleficience) : Prinsip ini berarti tidak menimbulkan bahaya/cedera fisik dan psikologis pada klien.
e.       Kejujuran (Veracity) : Prinsip veracity berarti penuh dengan kebenaran. Nilai ini diperlukan oleh pemberi pelayanan kesehatan untuk menyampaikan kebenaran pada setiap klien dan untuk meyakinkan bahwa klien sangat mengerti. Prinsip veracity berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk mengatakan kebenaran.
f.        Menepati janji (Fidelity) : Prinsip fidelity dibutuhkan individu untuk menghargai janji dan komitmennya terhadap orang lain.
g.      Karahasiaan (Confidentiality) : Aturan dalam prinsip kerahasiaan adalah informasi tentang klien harus dijaga privasi klien. Segala sesuatu yang terdapat dalam dokumen catatan kesehatan klien hanya boleh dibaca dalam rangka pengobatan klien. Tidak ada seorangpun dapat memperoleh informasi tersebut kecuali jika diijinkan oleh klien dengan bukti persetujuan.
h.      Akuntabilitas (Accountability) : Akuntabilitas merupakan standar yang pasti bahwa tindakan seorang profesional dapat dinilai dalam situasi yang tidak jelas atau tanpa terkecuali.
Contoh : barang- barang yang digunakan untuk produksi harusnya dengan kualitas baik, namun kadang demi menekan biaya produksi maka perusahaan menggunakan bahan baku seadanya namun ingin mengharapkan keuntungan yang tinggi.